Pengertian Globalisasi

Posted on

Pengertian Globalisasi: Pada kesempatan kali ini ppkn co id akan membuat artikel mengenai Globalisasi Adalah, yuk disimak pembahasannya dibawah ini:

Pengertian Globalisasi


Pengertian Globalisasi Adalah

Menurut beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian globalisasi, yaitu:

  1. Globalisasi adalah hubungan sosial global yang kemudian dihubungkan, sehingga antara peristiwa dari tempat yang berbeda juga dapat mempengaruhi tempat lain. (Anthony Giddens),
  2. Globalisasi adalah penciptaan sistem organisasi dan komunikasi antara manusia di dunia dan sistem yang sama dan konvensi untuk mengikuti. (Selo Soemardjan).
  3. Globalisasi adalah tindakan proses atau pembuatan kebijakan yang membuat sesuatu global, baik dalam ukuran dan dalam aplikasinya. (American Heritage Dictionary).

Pada dasarnya globalisasi merupakan integrasi pasar, finansial, dan teknologi yang mengecilkan dunia dari ukuran sedang menjadi kecil. Globalisasi memungkinkan kita untuk lebih dapat menjangkau semua penjuru dunia! secara lebih jauh, lebih cepat, lebih dalam, dan lebih murah dari waktu sebelumnya.

Isi globalisasi kebanyakan oleh kalangan pembelajar adalah di bidang bisnis internasional, ekonomi, dan sosiologi.

Isi globalisasi kebanyakan oleh kalangan pembelajar adalah di bidang bisnis internasional, ekonomi, dan sosiologi. Bagaimana ahli hukum dalam memandang globalisasi dan konsekuensinya terhadap hukum.

Sebelum lebih jauh menginjak pada masalah posisi dan respon hukum terhadap globalisasi. Kita perlu mencari dan menyepakati, hal-hal yang menjadi unsur diterminasi globalisasi.

Dalam era globalisasi, ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi pendorong hubungan antarbangsa, maka membangun masyarakat modern berarti harus membuka diri, sebab bangsa yang tertutup akan ketinggalan kemajuan bangsa lain.

Dalam membangun, bangsa kita bukan saja menyerap modal, teknologi, ilmu pengetahuan, dan keterampilan dari luar, tetapi terbawa masuk pula nilai-nilai sosial dan politik yang berasal dari kebudayaan lain.

Untuk itu, kita harus mampu menyaring nilai-nilai dari luar tadi agar nilai-nilai yang baik dan tidak bertentangan dengan kepribadian bangsa yang kita serap.

Seperti budaya kerja keras, mandiri, menghargai waktu, investasi, keilmuan, rasional teknologi, dan lain-lain. Nilai-nilai yang tidak sesuai/bertentangan harus kita tolak seperti minum-minuman keras, pergaulan bebas, individualistis, dan lain sebagainya.

Era globalisasi yang berasal dari pengaruh asing sangat membahayakan bagi kehidupan bangsa Indonesia yang mempunyai nilai yang sangat kental dengan nilai kegotongroyongan, persatuan dan kesatuan, mementingkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan, serta nilai religius yang sangat konsisten melaksanakan ajaran agama dengan ditandai toleransi yang mendalam. Untuk itu, bangsa Indonesia harus tetap waspada. Baca juga: Pengertian Kewarganegaraan


Pentingnya Globalisasi Bagi Kemajuan Bangsa Indonesia

Namun, globalisasi juga mempunyai arti penting bagi kemajuan bangsa Indonesia, dalam hal ini arus komunikasi berkembang pesat.

Di era tahun tujuh puluhan alat transportasi juga komunikasi sangat terbatas, tetapi di era globalisasi terdapat berbagai komunikasi, di antaranya internet, handphone, telepon, dan sebagainya.

Ini semua membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa di pelosok tanah air. Pada prinsipnya informasi mudah diserap mulai dari lapisan atas sampai masyarakat yang paling bawah (masyarakat pedesaan).

Meskipun demikian, masyarakat harus tetap waspada dengan adanya informasi yang sangat global, dan harus pandai menyaring mana yang harus dilakukan atau diikuti maupun yang harus dihindari.


3 Penyebab Utama Terjadinya Globalisasi

Penyebab Utama Terjadinya Globalisasi

Tahukah Anda jika globalisasi tidak terjadi begitu saja. Ada banyak hal yang menyebabkan globalisasi. Banyak ahli menghubungkan globalisasi dengan meningkatnya komunikasi, transportasi dan teknologi informasi.

Berikut kami hadirkan penjelasan mengapa komunikasi, transportasi dan teknologi informasi berperan penting sehingga terjadinya globalisasi.

  • Komunikasi

Dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, biaya produksi bisa turun hingga 90%. Biaya perbankan menurun seiring dengan banyaknya transaksi yang menggunakan komputer secara online dengan memanfaatkan koneksi internet.

Di zaman sekarang ini, komputer bukan barang asing lagi karena sudah banyak orang yang memiliki komputer. Harga komputer menurun sehingga siapapun bisa membelinya.

Lalu, saat ini sudah banyak ditemukan warung internet dimana-mana sehingga siapapun bisa menggunakan komputer dengan akses internet dengan mudah. Lalu, kini semakin banyak jenis perangkat komunikasi.

Jika orang biasa hanya mengenal komunikasi lewat surat, sekarang tersedia hp, email, fax, dan lain-lain. Dengan begitu, orang bisa tetap berhubungan dengan mudah bahkan di tempat yang berbeda.

Karyawan bisa terhubung dengan atasan mereka dan setiap orang bisa terhubung dengan teman, atau keluarga kapan saja kapanpun bahkan selama 24 jam. Baca juga: Peran Indonesia Dalam Hubungan Internasional

Seiring kemajuan komunikasi, jangan heran jika nasabah bank asal Inggris akan menelepon banknya, dia akan dihubungkan dengan pegawai bank di India. Ini karena mempekerjakan orang India lebih murah daripada menelepon ke India.

Kemajuan komunikasi juga membuat lebih mudah bagi kita untuk mendapatkan berita yang dapat mempengaruhi keputusan kita. Satelit adalah hal yang sangat penting karena membuat mampu memahami berita yang ada di mancanegara seperti perang di negara lain.

Jika berita dulu didapat dalam waktu yang lama bahkan berminggu-minggu, sekarang berita bisa didapat dalam hitungan detik. Semua itu karena internet.

Kehadiran acara di luar negeri bisa mempengaruhi keputusan pebisnis yang berkecimpung di dunia internasional. Misalnya, seorang pengusaha tekstil internasional yang memiliki bisnis pabrik tekstil di Irak, selama perang di Irak, dia dapat menarik karyawannya keluar dari Irak dan segera menghentikan operasinya.

  • Transportasi

Jenis transportasi yang ada di jaman purba adalah jenis gerobak kuda, kuda dan kereta. Karena itu, hubungan antar manusia sangat terbatas dan berita bisa sampai berbulan-bulan.

Lalu, alat transportasi berkembang sampai ada banyak jenis transportasi yang bisa ditemukan sekarang mulai dari jenis sepeda, mobil, motor, kereta api dan bahkan pesawat terbang.

Dengan kemajuan alat komunikasi, mobilitas manusia semakin cepat dan tak terbatas. Maka tak heran jika ada pengusaha yang mengendarai pesawat terbang di seluruh dunia untuk memulai bisnis.

Bisa jadi pagi ini dia berada di Singapura, siangnya di jakarta dan siang atau malam hari di indonesia. Hal ini bisa terjadi karena semakin mudah transportasi sehingga manusia bisa berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain. Baca juga: Pengertian Filsafat Pancasila : Fungsi, Tujuan, Contoh

Karena itu tidak mengherankan jika banyak perusahaan berani membuat pabrik di luar negeri. Misalnya, Toyota akan membangun pabrik terbesar di Purwakarta.

Perusahaan internasional elextronics internasional dari Amerika Serikat membangun pabrik di Meksiko, biaya transportasi murah di Meksiko membuat Flextronik melirik sekilas Meksiko sebagai tempat yang tepat.

  • Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi juga mendorong globalisasi. Dengan internet, perusahaan bisa mengurangi biaya produksi. Dengan internet, orang tidak perlu tatap muka melakukan transaksi, ini membuat biaya perjalanan dan akomodasi bisa berkurang. Selain itu, bertransaksi melalui internet juga menghemat waktu dan tenaga.


7 Faktor Pendorong Terjadinya Globalisasi

Berikut dibawah ini merupakan 7 Faktor pendorong terjadinya globalisasi, yaitu:

  • Kemajuan dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Salah satu faktor utama pendorong terjadinya globalisasi adalah kemajuan sains dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat terutama dalam bidan telekomunikasi dan transportasi pada beberapa dekade terakhir.

Kemajuan ini menyebabkan jarak antar individu semakin dekat yang mana orang bisa berkomunikasi dengan oran lain dengan jarak yang cukup jauh tanpa memakan banyak waktu.

  • Kemajuan dalam Transportasi.

Seperti yang dijelaskan di atas, berkembagnya transportasi adalah salah satu hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan sistem transportasi di dunia yang membuat globalisasi semakin terasa.

Dahulu dari satu tempat ke tempat lain butuh waktu lama dalam perjalanan karena hanya dengan kendaraan seperti kuda, kuda, unta, dan lain-lain. Tapi hari ini ada kendaraan cepat seperti pesawat terbang dan kereta super cepat.

  • Sistem Ekonomi Terbuka

Tentunya kita semua sudah tahu bahwa sistem ekonomi yang diadopsi oleh mayoritas negara saat ini adalah sistem ekonomi terbuka sehingga satu negara bekerjasama dengan negara lain dalam berbagai bidang seperti ekonomi.

Dari sistem ekonomi terbuka tersebut dapat mendorong terjadinya globalisasi dimana kerjasama dalam bidang ekspor-impor antar dua negara atau lebih semakin marak. Baca juga: Pengertian PKN Adalah

  • Adanya Perdagangan Bebas

Masih inline dengan penjelasan di atas, munculnya perdagangan bebas juga mendorong terjadinya globalisasi. Perdagangan bebas merupakan sistem dimana negara yang menandatangani perjanjian perdagangan bebas.

Bebas untuk melakukan perdagangan di negara anggota lain tanpa dengan biaya yang lebih murah dan dipermudah. Hal tersebut dapat memperkuat timbulnya globalisasi.

  • Sistem Keuangan Internasional Liberal

Faktor lainnya yang dapat mendorong terjadinya globalisasi adalah liberalisasi sistem keuangan global. Hampir setiap negara bahkan memiliki setiap ketergantungan terhadap sistem keuangan global yang ada.

Salah satunya adalah Indonesia yang membutuhkan dana atau modal investasi dari lembaga keuangan dunia atau negara lain.

  • Kemudahan dalam Migrasi

Saat ini semakin banyak orang bermigrasi atau berpindah dari satu negara ke negara lain dengan berbagai keperluan seperti untuk pekerjaan, belajar, pariwisata, dan berbagai keperluan lainnya.

Inilah yang membuat orang-orang yang berada di wilayah sudah mengenal migran yang datang dari daerah lain seperti Bali dengan turis internasional.

  • Kerjasama atau Hubungan Antar Negara

Satu lagi faktor yang tak kalah penting yaitu menciptakan penciptaan globalisasi adalah kerja sama atau hubungan antar negara satu sama lain. Baca juga: GBHN Adalah

Misalnya, Indonesia bekerja sama dengan negara lain baik bilateral, multilateral, atau hubungan internasional. Tentu saja, globalisasi semakin memudahkan sebuah negara untuk bekerjasama dengan negara lain.


Dampak Positif-Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

dampak positif dan negatif globalisasi

Dalam era globalisasi hubungan antarbangsa menjadi semakin dekat. Masalah ini sering dikenal dengan istilah kondisi global. Hubungan yang mengglobal sudah tentu membawa dampak terhadap kehidupan bermasyarakat.

Dampak tersebut membawa perubahan perilaku masyarakat dalam berbagai segi kehidupan. Baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan.

Dampak global ini tidak hanya melanda di masyarakat kota besar saja melainkan juga terjadi di masyarakat pedesaan.

Beberapa dampak globalisasi yang melanda masyarakat terbagi dalam berbagai bidang. Bidang-bidang tersebut antara lain serbagai berikut:

  • Bidang Ekonomi

Bidang ekonomi ditandai dengan adanya:

  1. Perdagangan internasional dalam bentuk ekspor dan impor
  2. Arus modal dalam bentuk pinjaman dan investasi antarnegara
  3. Kebijakan pasar yang memengaruhi perekonomian negara

Kondisi semacam ini menimbulkan dua dampak, yaitu dampak positif dan negatif. Dampak positifnya antara lain sebagai berikut:

  1. Taraf hidup dan pendapatan masyarakat meningkat.
  2. Makin tersedianya lapangan pekerjaan.
  3. Kualitas sumber daya meningkat karena persaingan global.
  4. Barang produksi meningkat akibat pertumbuhan ekonomi yang berkembang.

Baca juga: Ancaman Non Militer

Dampak negatifnya antara lain sebagai berikut:

  1. Tatanan perekonomian yang berdasarkan kekeluargaan semakin pudar.
  2. Timbulnya kelas-kelas ekonomi sehingga menimbulkan buruh dan majikan menjadi perbedaan atau kesenjangan.
  3. Barang-barang yang kurang bermutu menumpuk mengakibatkan kerugian yang besar sehingga ekonomi negara tidak menentu.

  • Bidang Politik

Bidang politik ditandai dengan adanya:

  1. Masuknya nilai-nilai demokrasi dan kesadaran berpolitik. Contoh : masyarakat mulai berani mengkritik pemerintah yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik.
  2. Praktik demokrasi yang kurang sejalan dengan prinsip demokrasi di Indonesia.
  3. Keterbukaan dalam menyelenggarakan pemerintahan semakin mendapat evaluasi dari masyarakat.
  4. Lahirnya partai-partai baru atau Lembaga Swadaya Masyarakat yang berbeda-beda maksud dan tujuannya.

Hal semacam ini mengakibatkan berbagai dampak baik segi positif maupun negatif . Dari segi positif antara lain sebagai berikut:

  1. Masyarakat dapat menggunakan hak berpolitik dengan bebas.
  2. Hak Asasi Manusia semakin diakui keberadaannya.
  3. Masyarakat dapat menggunakan haknya secara langsung.

Dari segi negatif antara lain:

  1. Musyawarah sebagai proses demokrasi semakin ditinggal kan.
  2. Masyarakat cenderung mementingkan kepentingan kelompok daripada kepentingan umum.
  3. Sifat anarkhis sulit dibendung.

Baca juga: Pendidikan Kewarganegaraan


  • Bidang Sosial Budaya

Bidang sosial budaya ditandai adanya:

  1. Masuknya budaya asing melalui berbagai media antara lain melalui internet, televisi, media cetak, radio, dan VCD.
  2. Semakin pudarnya kebudayaan sendiri.
  3. Makin melunturnya budaya gotong royong di masyarakat.
  4. Sifat individualisme semakin merebak di berbagai tempat kehidupan.

Hal semacam ini akan menimbulkan berbagai dampak positif maupun negatif. Dampak positifnya antara lain sebagai berikut:

  1. Banyak model bangunan rumah maupun gedung perkantoran bermotif Eropa.
  2. Bidang pendidikan yang dulunya menggunakan mesin ketik dalam mengolah data, sekarang beralih menggunakan komputer.
  3. Bidang kesehatan yang dulunya menggunalkan pengobatan tradisional sekarang menggunakan pengobatan yang modern.
  4. Model pakaian yang beraneka ragam.

Sementara itu, dampak negatifnya antara lain sebagai berikut:

  1. Proses pembelajaran berbasis kesadaran semakin ditinggalkan.
  2. Bidang kesenian, generasi muda sekarang sedikit yang ikut melestarikan kesenian daerah.
  3. Bidang properti, banyak perumahan elite gaya Eropa menggunakan perumahan rakyat biasa.
  4. Pada Bidang model pakaian masyarakat cenderung tidak memperhatikan kesopanan.

  • Bidang Keamanan

Di bidang keamanan, globalisasi ditandai adanya:

  1. Semakin merebaknya tindak kejahatan lintas negara maupun terorisme internasional.
  2. Banyak masyarakat sipil dengan memposisikan tentara dan polisi sebatas sebagai penjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban.

Hal semacam ini menimbulkan dampak positif maupun negatif. Dampak positifnya antara lain sebagai berikut:

  1. Penegak hukum selalu siap sedia dalam menjaga ketertiban.
  2. Profesionalisme di kalangan militer maupun polisi ditingkatkan terus.
  3. Pos-pos keamanan diaktifkan.

Dampak negatifnya antara lain sebagai berikut:

  1. Jaringan terorisme merebak antar negara.
  2. Penjualan senjata gelap semakin merebak.
  3. Kejahatan melalui internet meraja lela.
  4. Sindikat narkoba antar negara semakin berkembang.

Dari beberapa hal di atas, semua kita sebagai pelajar harus tetap waspada dalam menghadapi era globalisasi. Sebab hilangnya kewaspadaan berakibat fatal bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara.

Baca juga:


Demikianlah ulasan dari ppkn.co.id mengenai Pengertian Globalisasi Adalah, semoga bisa bermanfaat untuk anda. Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi Pengertian Globalisasi