Geopolitik : Pengertian, Contoh, Tujuan, Unsur – Unsur

Posted on

Geopolitik : Pengertian Geopolitik, Pengertian Geopolitik Menurut Para Ahli, Contoh Geopolitik, Tujuan Geopolitik, Ciri Ciri Geopolitik Indonesia, Unsur-Unsur Geopolitik, Contoh Geopolitik Di Indonesia

geopolitik


Pengertian Geopolitik

Geopolitik bisa diartikan sebagai suatu kebijakan politik suatu negera yang menggunakan geografi sebagai basis penguasaan ruang hidup demi terjaminnya kelangsungan hidup serta pengembangan kehidupan negera yang bersangkutan. Pengertian Geopolitik bagi Kjellen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang memandang negera sebagai organisme geografis ataupun sebagai suatu fenomena dalam ruang. Sudut pandang ini menekuni pengaruh faktor – faktor geografis terhadap negera dan kekokohannya serta berdasar analisis tersebut diajukan tentang kebijakan yang sangat efisien untuk menjamin kemana arah pertumbuhan negera.

Secara spesial, geopolitik merupakan tata cara analisis kebijakan luar negara yang berupaya untuk menguasai, memprediksi serta menarangkan sikap politik internasional dalam variabel geografis. Variabel geografis biasanya menuju ke negera ataupun posisi geografis negera yang bersangkutan, dimensi negera yang ikut serta, iklim di wilayah di mana negera ini, sumber energi alam, pertumbuhan teknologi, topografi serta demografi.


Pengertian Geopolitik Bagi Para Ahli

Berikut ini ada sebagian penafsiran geopolitik bagi para pakar, terdiri atas:

  • Friedrich Ratzel (1844 – 1904) dengan Teori Ruang. Dia menyatakan “bangsa berbudaya hendak memerlukan sumber energi manusia yang besar serta kesimpulannya menekan daerah primitif bangsa”.
  • Pendapat ini dikonfirmasi oleh Rudolf Kjellen (1864 – 1922) dengan teori Kekuatan yang berkata kalau “negara merupakan entitas politik secara totalitas dan unit biologis dengan kecerdasan”.
  • Karl Haushofer (1869– 1946) dengan teori Pan Region, ditemukan dasarnya dunia bisa dipecah menjadi 4 wilayah benua (wilayah pan) serta dipimpin oleh negeri unggul. Isi teori pan wilayah merupakan:
    • Lebensraum (ruang hidup) yang cukup. Autarki( swasembada). Dunia dipecah 4 Pan Region, ialah Pan Amerika, Pan Asia Timur, pan Rusia India, serta Pan Eropa Afrika.
  • Sir Halford Mackinder (1861 – 1947) dengan Teori Wilayah Jantung (Heartland). Teori ini melaporkan kalau “siapapun yang mengatur Heartland hingga dia hendak memerintah Pulau Dunia”. Heartland (Heart of the Earth) merupakan istilah buat daerah Asia Tengah, sedangkan daerah Timur Pulau Dunia Tengah. Kedua mengacu pada wilayah ini merupakan berarti daerah dunia minyak serta gas.
  • Sir Walter Raleigh (1554 – 1618) serta Alfred T. Mahan (1840– 1914) dengan Teori Kekuatan Maritim. Isi teori merupakan : Sir Walter Raleigh berkata “siapa yang memahami laut hendak mendominasi perdagangan dunia serta kesimpulannya hendak memahami dunia”.
  • Alfred T. Mahan berkata “lautan kehidupan, terdapat banyak sumber energi alam di laut. Oleh sebab itu, wajib membangun angkatan laut yang kokoh buat melindungi”.
  • Giulio Douhet (1869 – 1930) serta William Mitchell (1879– 1936) dengan Teori Kekuatan di Air berkata, “Angkatan Hawa sanggup beroperasi hingga ke garis balik lawan serta kemenangan akhir didetetapkan oleh kekuatan hawa”.
  • Nicholas J. Spykman (1869– 1943) dengan Teori Batasan Wilayah (Rimland Theory). Secara teori tersirat:
    • Dunia dibagi jadi 4, ialah wilayah jantung (Heartland), bulan sabit di (Rimland), sabit luar, serta dunia baru (Amerika).
  • Menurut Hafeznia, Geopolitik sebagai cabang dari geografi politik merupakan riset tentang ikatan timbale balik antara geografi, politik serta kekuasaan serta pula interaksi yang mencuat dari campuran dari mereka dengan satu sama lain. Dimana bagi definisi ini, geopolitik ialah sesuatu disiplin ilmu serta mempunyai ilmu dasar alam.

Baca Juga : Politik Dumping Dan Politik Apartheid


Contoh Geopolitik Di Dunia

Berikut beberapa contoh geopolitik yang akhir – akhir ini lagi ramai dibicarakan:

1. Pembatasan Dukungan

Pembatasan AS terhadap sokongan Iran serta Uni Eropa dari Yunani, keduanya ialah contoh geopolitik baru- baru ini. Nasib bangsa – bangsa saat ini terikat erat. Mustahil untuk Tiongkok untuk mengabaikan seluruh Afrika ataupun Prancis buat mengabaikan seluruh Asia ataupun campuran negara serta daratan yang lain. Seluruh politik merupakan faktor geopolitik, saat ini ini semacam tujuan politik luar negara.

2. Bilik Perbatasan Mexico

Banyak perihal yang dapat dilihat sebagai geopolitik. Trump berencana untuk membangun tembok di perbatasan Meksiko untuk melindungi kartel narkoba akan menjadi contoh geopolitik. Ini merupakan alibi politik untuk membangun tembok untuk menolong orang – orang Amerika, dan bila terdapat yang diketahui bagaimana persediaan serta permintaan bekerja, Anda mengetahui kenapa banyak yang berfikir itu perihal yang bodoh.

3. Kemampuan Lahan Pertanian Rusia

Rusia memiliki begitu banyak tanah pula ialah contoh bagus yang lain. Mereka memiliki banyak kemampuan untuk meningkatkan banyak lahan pertanian serta menjadi kekuatan luar biasa selanjutnya sebab populasi Tiongkok cukup dekat dengan mereka, tingkatkan perdagangan. serta seperti itu yang butuh dipikirkan oleh negeri lain.

4. Kenaikan Perdagangan India

Saat ini merupakan salah satu contoh kecil tetapi merupakan hal yang bagus. India terletak di tengah – tengah banyak negara merupakan contoh yang bagus. Mereka mempunyai keahlian untuk berdagang dengan negara lain serta jadi kokoh tetapi terdapat negara dunia ketiga, jadi tidak terdapat yang melaksanakannya.

5. Politik Afrika

Salah satu contoh yang sangat menarik merupakan “politik udara” di Afrika. Sebab geografi, banyak negara Afrika berbagi Sungai Nil, yang dianggap sebagai sumber air utama oleh banyak negara ternasuk tetangga Mesir serta Ethiopia. Suara gemuruh Mesir buat mengatur Sungai Nil sepanjang sebagian dekade terakhir merupakan contoh geopolitik serta sepanjang mana geografi menegangnya hubungan antar negara.


6. Kekeringan

Akibat pemanasan global, kekeringan semakain menjadi permasalahan di seluruh dunia dan kami melihat pemerintah berfokus pada kebijakan baru tentang pertanian dengan lebih banyak investasi. Terdapat banyak yang melihat banyak hal di California saat ini, tetapi tentu tidak terbatas pada wilayah tersebut saja.

Contoh lain merupakan hak air antar negara yang benar – benar menjadi alat tawar yang penting. Turki membangun salah satu bendungan terbesar tetapi tentu yang sangat berarti di dunia yang mengendalikan aliran air dari Tigris serta Eufrat yang mereka gunakan unutk mempersenjatai cukup banyak negera yang kaya akan penduduk yang pintar.

7. Suasana Geografis Yang Buruk

Juga beberapa negara seperti Australia yang mengalami suasana geografis yang sangat keras mengadopsi nyaris seluruh kebijakan mereka dengan kondisi natural negara dalam pikiran. Tidaklah bisa jadi untuk memiliki kota – kota besar di suatu negara yang begitu jauh dari satu sama lain tetapi itu pada dasarnya merupakan permasalahan yang wajib dicari solusi Australia. Timur Tengah merupakan tempat yang sangat baik untuk mencari lebih banyak contoh seperti hampir seluruh politisi di dunia mendekati daerah dengan hal – hal khusus dalam pikiran karena sebagian besar sumber energi alam berasal dari wilayah namun tidak hanya melindungi faktor geografis dalam pikiran mereka pula menempatkan pendekatan ideologis orang – orang di wilayah itu untuk politik mereka.

8. Permasalahan Angkatan Laut Russia

Contoh klasik geopolitik merupakan perjuangan untuk menahan angkatan laut Rusia. Lebih spesial lagi, Rusia tidak memiliki pelabuhan untuk angkatan lautnya di mana air tidak mengeras sepanjang cuaca dingin. Akan lebih gampang untuk Rusia untuk melawan Angkatan Laut AS di laut bila mempunyai bagian air hangat yang dapat diakses sejauh tahun.

Jadi tujuan kebijakan luar negara AS merupakan membatasi negara – negara dengan pelabuhan air hangat dari pelabuhan – pelabuhan yang disewakan ke angkatan laut Rusia. Rusia menunjang Iran serta Suriah untuk mengimbangi pengaruh AS di timur tengah merupakan contoh Geopolitik. Mereka tidak peduli tentang negara – negara itu serta akan dengan senang hati menunjang Arab Saudi bila nyatanya AS menunjang Iran. Serta kebalikannya. Inilah sebagian contoh permasalahan Geopolitik.

9. Erosi Hubungan Beberapa Negara

Ini terjadi cepat yang menggelegar untuk tahun ini, dengan pertengkaran antara Arab Saudi dan Iran serta terjunnya pasar keuangan di Cina. Namun Tim Eurasia, konsultan resiko politik yang  didirikan serta mengawasi, yakin kalau resiko paling tinggi untuk 2018 berpusat pada erosi ikatan yang sudah jadi landasan stabilitas global. Kemitraan transatlantik sudah menjadi aliansi sangat penting di dunia sepanjang hampir 70 tahun, namun saat ini ini lebih lemah serta kurang relevan daripada kapan juga dalam beberapa dekade. AS tidak lagi memainkan kedudukan yang memastikan dalam menanggulangi salah satu prioritas utama Eropa.

Intervensi Rusia yang bersinambung di Ukraina serta konflik di Suriah akan mengekspos divisi transatlantik. Kala jalan AS serta Eropa menyimpang, tidak hendak terdapat orang yang memainkan pemadam kebakaran internasional serta konflik global, spesialnya di Timur Tengah, akan dibiarkan mengamuk. Belum sempat terdapat negara yang di tingkatan pertumbuhan ekonomi serta politik Tiongkok yang simpel meninggalkan jejak yang begitu luas.

Ini merupakan salah satunya negara skala disaat ini dengan strategi ekonomi global yang nyata. Pengakuan pada 2018 kalau Cina merupakan penggerak sangat berarti serta sangat tidak tentu dari serangkaian hasil global hendak terus menjadi membuat bimbang pemain internasional yang lain yang tidak siap buat itu, tidak menguasai ataupun sepakat dengan prioritas Tiongkok serta tidak hendak ketahui gimana menjawab pergantian itu.

Baca Juga : Pancasila : Pengertian, Sejarah, Makna, Tujuan, Dasar, Bunyi, Fungsi


Tujuan Geopolitik

Tujuan dari geopolitik ini terdapat 2 ialah:

1. Tujuan Nasional

Tujuan ini bisa dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, yang menyampaikan kalau tujuan kemerdekaan Indonesia merupakan “untuk melindungi segala penduduk Indonesia serta pula darah Indonesia, dan untuk mewujudkan kebaikan bersama dalam mendidik kehidupan berbangsa serta bernegara. Untuk berpartisipasi dalam mengikuti ketertiban dunia atas dasar kemerdekaan, perdamaian abadi serta keadilan sosial“.

2. Untuk Membawa Persatuan

Dengan mebawa kesatuan ke dalam seluruh faktor dari kedua kehidupan natural serta sosial. Dapat disimpulkan kalau tujuan bangsa Indonesia merupakan untuk melindungi kepentingan nasional serta kepentingan regional untuk mengendalikan serta mempromosikan kemakmuran, perdamaian, bangsawan serta martabat manusia di segala dunia.


Unsur – Unsur Geopolitik Indonesia

Geopolitik mempunyai unsur – unsur dasar konsepsi Geopolitik ataupun biasa disebut sebagai Pengetahuan Nusantara terdapat 3, yaitu:

1. Wadah

Pengetahuan Nusantara sebagai wadah meliputi 3 komponen ialah:

Bentuk wilayah

Batasan ruang lingkup daerah nusantara didetetapkan oleh lautan yang didalamnya ada gugusan ribuan pulau yang silih dihubungkan oleh dalamnya perairan. Baik laut ataupun selat dan di atasnya ialah satu kesatuan ruang daerah. Oleh sebab itu nusantara dibatasi oleh lautan serta daratan dan dihubungkan oleh perairan dalamnya. Sebaliknya secara vertikal dia adalah suatu wujud kerucut terbuka ke atas dengan titik puncak kerucut dipusat bumi.

Letak geografis negera terletak di posisi dunia antar 2 samudera serta 2 daratan. Letak geografis ini mempengaruhi besar terhadap faktor – faktor kehidupan nasional di Indonesia. Perwujudan daerah nusantara ini menyatu dalam kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan keamanan.

Tata Inti Organisasi

Untuk Indonesia, tata inti organiasi negeri didasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut wujud serta kedaulatan negera, kekuasaan pemerintahan, sistem pemerintahan serta sistem perwakilan. Negera Indonesia merupakan negera kesatuan yang berupa Republik. Kedaulatan terletak di tangan rakyat yang dilaksanakan menurut Undang – Undang. Sistem pemerintahannya menganut sistem presidensial. Presiden memegang kekuasaan pemerintahan bersumber pada UUD 1945.

Tata Kelengkapan Organisasi

Tata kelengkapan organisai merupakan pemahaman politik serta pemahaman bernegara yang wajib dimiliki oleh seluruh rakyat yang mencakup partai politik, kalangan serta organnisasi warga, golongan pers dan segala paratur negeri. Seluruh lapisan masyarakat itu diharapkan bisa mewujudkan demokrasi yang secara konstitusional bersumber pada UUD 1945 serta secara ideal bersumber pada dasar falsafah Pancasila, dalam bermacam aktivitas bermasyarakat, berbangsa serta bernegara.


Isi

Isi Pengetahuan Nusantara tercermin dalam perspektif kehidupan rakyat Indonesia dalam eksistensinya yang meliputi cita – cita bangsa serta asas manunggal yang terpadu. Cita- cita bangsa Indonesia tertuang di dalam pembukaan UUD 1945 yang meliputi:

  1. Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
  2. Rakyat Indonesia yang berkehidupan kebangsaan yang bebas.
  3. Pemerintaahan Negera Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia serta seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi  dan keadilan sosial.

Asas keterpaduan seluruh aspek kehidupan nasional berciri manunggal, utuh menyeluruh yang meliputi:

  1. Satu kesatuan wilayah Nusantara yang mencakup daratan, perairan serta digantara secara terpadu.
  2. Satu kesatuan politik, dalam arti UUD dan politik pelaksanaanya serta satu ideologi dan identitas nasional.
  3. Satu kesatuan sosial budaya, dalam arti satu perwujudan masyarakat Indonesia atas dasar “BhinekaTunggal Ika”, satu tertib sosial dan satu tertib hukum. Satu kesatuan ekonomi dengan berdasarkan atas asas usaha bersama serta asas kekelurgaan dalam satu sistem ekonomi kerakyatan.
  4. Satu kesatuan pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata)
  5. Satu kesatuan kebijakan nasional dalam arti pemerataan pembangunan dan hasil – hasilnya yang mencakup aspek kehidupan nasional.

Baca Juga : Pancasila Sebagai Dasar Negara : Makna, Fungsi, Contoh, Dasar Hukum


Tata Laku

Tata laku Pengetahuan Nusantara mencakup 2 segi, batinniah serta lahiriah

  • Tata laku batiniah berdasarkan pada falsafah bangsa yang membentuk sikap mental bangsa yang memilki kekuatan batin.
  • Tata laku lahiriah ialah kekuatan yang utuh, dalam arti kemanunggalan kata dan karya, keterpaduan pembicaraan, pelaksanaan, pengawasan dan pengadilan.

Baca Juga :

Demikianlah ulasan dari ppkn.co.id mengenai Geopolitik, semoga bisa bermanfaat.