Chauvinisme

Posted on

Chauvinisme: pengertian adalah, kbbi, jelaskan asal kata, salah satu bangsa yang pernah mempraktikkan paham adalah, negara indonesia tidak menerapkan kepada setiap warga negaranya, mengapa harus dihindari :Chauvinisme adalah


Pengertian Chauvinisme Adalah

Chauvinisme merupakan bentuk dari perasaan cinta, bangga, royalitas yang tinggi, fanatisme atau kesetiaan pada suatu tanah air atau negara tanpa mempertimbangakan pandangan dari orang lain tentang suatu bangsa lain.

Chauvinisme sendiri merupakan sebuah ajaran dan paham tentang fanatisme seseorang terhadap tanah air yang berlebihan.

Sehingga merendahkan kualitas negara lain atau menganggap bangsa lain sebagai bangsa yang tidak bagus diman paham seperti ini cenderung menimbulkan lebih banyak kontra yang kontroversial dan pandangan buruk dari bangsa lain terhadap bangsanya sendiri.


Pengertian Chauvinisme Menurut Para Ahli

  1. Wikipedia

Pengertian Chauvinisme menurut Wikipedia yakni suatu bentuk ajaran tentang sebuah cinta terhadap tanah air itu secara berlebih-lebihan.


  1. Inoviana (2014)

Menurut Inoviana yakni sebuah istilah yang dipergunakan dalam merujuk pada sebuah kesetiaan yang ekstrim terhadap pihak tanpa mau mempertimbangkan adanya pandangan alternative dari pihak lain.


  1. Mirandalaurensi (2014)

Lalu menurut Mirandalaurensi definisi Chauvinisme ialah sebuah bentuk tindakan yang mengaung-agungkan negaranya sendiri namun menganggap negara lain remeh. Dan ciri khas dari chauvinisme itu adalah sikap yang suka menghina terhadap negara lainnya.


  1. St-Times (2013)

Menurut St-Times adalah sebuah rasa cinta tanah air itu secara berlebihan dengan mengagung-agungkan bangsa sendiri, serta meremehkan atau juga merendahkan bangsa lain.

Baca juga : Hak dan Kewajiban Warga Negara : Contoh, Makna


Sejarah Chauvinisme

Istilah chauvinisme berasal dari karakter fiksi yang bernama Nicholas Chauvin, yang merupakan tentara dari masing-masing Napoleon Bonaparte.

Meskipun Napoleon dikalahkan dan dibuang, Chauvin tetap setia. Ini berarti bahwa chauvinisme adalah konsep yang sama dengan Chauvin.

Karakter Nicholas Chauvin, meskipun hanya sebanyak referensi yang didokumentasikan, dipecah dalam status legenda atau cerita legenda, serta lagu dan acara.

Sifat chauvins adalah perwakilan dari karakter dengan fanatisme dan dukungan besar terhadap seseorang. Dari konsep ini, chauvinisme ditafsirkan sebagai pemahaman yang cenderung loyal, atau pandangan seseorang terhadap kesetiaan terhadap sesuatu.

Hal ini menyebabkan berbagai jenis chauvinisme, seperti chauvinisme nasionalis, sebuah pemahaman Percata negara.


Ciri Ciri Chauvinisme

  1. Mengunggulkan bangsanya sendiri
  2. Membangga-banggakan negaranya sendiri
  3. Merendahkan bangsa dan negara lain

Negara Yang Pernah Menerapkan Paham Chauvinisme

 Ada beberapa negara yang pernah menerapkan pahan chauvinisme, yaitu diantaranya :

  1. Jerman

Negara eropa barat ini pernah menjadi negara yang menganut ideologi atau paham chauvinisme. Jerman yang dulunya pernah mempunyai pemimpin kejam, memusuhi kaum yahudi, kaku,  anak cacat kaum kembar. Dan hal tersebut memunculkan serta memicu terjadinya perang dunia I yang di pimpin oleh Adolf Hitler.

  1. Jepang

Negara yang disebut dengan matahari terbit itu merupakan sebuah negara yang mempunyai percepatan didalam membangkitkan negara setelah dijatuhi bom atom serta juga tsunami. Jepang pernah dipimpin seseorang yang chauvinisme adalah Tenno Haika yang menganggap bahwa negara lain itu tidak lebih baik dari negaranya.

  1. Italia

Negara ini juga pernah memakai paham chauvinisme yang mempunyai sejarah cukup unik juga. Negara Italia pernah di pimpin oleh B Mussolini. Italia dibawah naungan B Mussolini menganggap negara lain itu sebagai negara peniru dan tidak kreatif sehingga pahamannya itu di kenal sombong serta juga kaku.

Baca juga : Pengertian Pedagogik


Mengapa Chauvinisme Harus Dihindari?

  1. Akan menimbulkan atau memunculkan peperangan juga pertikaian antar bangsa dan negara.
  2. Memperkeruh atau dapat merusak perdamaian dunia.
  3. Memunculkan gangguan didalam pembangunan, karena sebuah perasaan tertutup pada Negara lain atau tidak mau menerima saran.
  4. Dapat menjadikan jiwa seseorang itu menjadi lebih tertutup serta akan sulit bersosialisasi dengan orang.
  5. Lebih mengarah untuk melupakan Tuhan Yang Maha Esa adalah sebagai sang pencipta alam semesta.
  6. Menjadikan seseorang pemimpin itu menjadi tidak takut untuk menyerang negara lain demi kekuasaan.
  7. Menjadikan seseorang itu tidak dapat berfikir secara positif tentang kebaikan bangsa lain.

Negara Indonesia Tidak Menganut Paham Chauvinisme

Negara kita Indonesia tidak menganut paham chauvinisme karena hal itu merupakan paham yang dianut seseorang atau golongan dengan membanggakan bangsanya sendiri atau ras-nya sendiri sehingga mereka beranggapan bahwa ras atau negara lain tidak lebih baik dari ras atau negaranya.

Sehingga akibat menganut paham tersebut akan lebih suka memusuhi ras atau negara lain. Chauvinisme juga dapat diartikan sebagai rasa cinta yang berlebihan terhadap ras atau negaranya.

Hal tersebut tentunya bertentangan dengan Sila Ketiga Pancasila yang berbunyi Persatuan Indonesia. Apabila paham ini diterapkan di Indonesia tentu tidak akan cocok karena Indonesia memiliki banyak perbedaan disetiap warganya, sehingga bisa jadi akan menbulkan perpecahan, pertikaian atau pemberontakan.

Sila Ketiga Pancasila yaitu persatuan Indonesia merupakan perwujudan persatuan yang sama rata diseluruh Indonesia, semua daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersatu padu dan membangun pembangunan.


Dampak Chauvisnisme

  • Dampak Negatif Dari Chavisnism

Berikut adalah beberapa efek negatif:

  1. Untuk menyebabkan perpecahan, perselisihan, dan bahkan peperangan antar bangsa dan bangsa.
  2. Dapat merusak kedamaian dunia, yang mapan.
  3. Menyebabkan gangguan pembangunan karena menutup dengan negara lain.
  4. Ini telah menyebabkan orang yang ditutup dan sulit untuk bersosialisasi dengan orang lain.
  5. Chauvisnism cenderung untuk mengambil seseorang secara negatif terhadap bangsa lain dengan cara yang berbeda.

  • Dampak Positif Chauvisnime

Berikut adalah beberapa efek positif:

  1. Masyarakat bersatu dalam satu negara untuk membentuk kesatuan di bawah pemerintahannya.

Contoh Chauvinisme

  1. Pembatasan impor atau menutup impor barang luar negeri dengan alasan memajukan produk lokal
  2. Kerusuhan-kerusuhan yang berlatar belakang SARA,
  3. Merendahkan dan menyalahkan negara lain atas ketidakmampuan bangsa kita sendiri dalam mengatasi persoalan yang terjadi. Contoh kasus kebakaran hutan yang menyebabkan SIngapura mengalami kabut asap.
  4. Pejabat, pejabat dan sekali lagi pejabat.

Demikianlah ulasan dari ppkn.co.id mengenai Chauvinisme : pengertian adalah, kbbi, jelaskan asal kata, contoh, ciri, dampak, Semoda dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk anda.


Baca juga :