Etiket : Pengertian, Menurut Para Ahli, Contoh, Tujuan, Konsep, Macam

Posted on

Etiket : Pengertian, Contoh , Persamaan Etika,  Menurut Para Ahli, Tujuan, Konsep , di Kantor, Macam :Etiket


Pengertian Etiket

Etiket memiliki pengertian secarik kertas yang ditempelkan pada kemasan barang-barang dagang yang bertuliskan nama, isi, dan sebagainya tentang barang tersebut, hal tersebut pengertian dari Etiket dalam bahasa Belanda.

Namun, etiket berasal dari kata Perancis yaitu etiquette yang memiliki arti adat sopan santun atau tata krama yang harus diperhatikan dalam pergaulan supaya hubungan dalam kondisi baik.

Jadi secara jelasnya etiket memiliki pengertian yaitu perilaku yang dianggap pas, cocok, sopan, serta terhormat dari seseorang yang bersifat pribadi seperti gaya makan, gaya berpakaian, gaya berbicara, gaya berjalan, gaya duduk, ataupun gaya tidur.


Pengertian Etiket Menurut Para Ahli

Adapun beberapa ahli yang mendefinisikan tentang pengertiannya, yaitu diantaranya :

  1. Soerganda Poerbakawatja

Menurut Soerganda, etiket yaitu sebuah filsafat yang berkaitan dengan sebuah tindakan baik dan buruknya. Dan etiket pula memiliki keterkaitan dengan tindakan kesusilaan yang harus dimiliki seorang manusia dalam kehidupannya.

  1. H. Burhanudin Salam

Burhanudin Salam menambahkan bahwa etiket merupakan sebuah ilmu filsafat tentang nilai-nilai serts norma yang harus dimiliki untuk dilakukan oleh manusia dalam kehidupannya.

  1. o.p Simorangkir

Etiket merupakan ilmu yang harus dimiliki seseorang, karena etiket adalah sebuah pandangan manusia dalam menilai terhadap baik dan buruknya sebuah tindakan manusia dalam kehidupan masing masing.

  1. A. Mustafa

H.A Mustafa berpendapat bahwa etiket merupakan ilmu tentang perbuatan atau tindakan baik dan buruknya manusia yang dilihat dari sudut pandang akal dan fikiran.

  1. Ahmad Amin

Menurut Ahmad Amin, etiket memiliki arti yaitu suatu ilmu yang menjelaskan tentang arti baik dan buruknya dalam sebuah tindakan seseorang. Baca juga : 17 Contoh Perjanjian Internasional


Manfaat dan Tujuan Etiket

Tujuannya yaitu menjalin hubungan yang baik dengan tamu. Apabila telah menerapkannya dalam melayani tamu, maka tamu akan merasa dirinya diperhatikan dan dihargai. Dengan demikian, hal tersebut akan terjalin rasa saling menghargai dan hubungan baik pun akan terbina, yaitu antara lain :

  1. Memupuk persahabatan, supaya diterima dalam pergaulan.
  2. Untuk menyenangkan dan memuaskan orang lain.
  3. Tidak menyinggung dan menyakiti hati orang lain.
  4. Untuk membina serta menjaga hubungan baik.
  5. Membujuk dan mempertahankan klien lama.

Prinsip Etiket

Adapun prinsip-prinsipnya, yaitu diantaranya :

  1. Rasa hormat atau respect didalam etiket harus mempunyai sikap hormat, menghargai, peduli, dan dapat memahami orang lain. Sikap tersebut sangat penting sehingga bila bersikap respect kepada orang lain, maka orang lain pun akan respect kepada kita.
  2. Empati merupakan pondasi dari semua interaksi hubungan antar manusia. Mampu merasakan kondisi emosional orang lain. Empati tersebut dapat mengontrol sikap, perilaku, dan perkataan kita. Empati membuat dapat turut merasa senang dengan kesenangan orang lain, juga turut berduka dengan kesusahan orang lain. Dengan memiliki sikap empati tentu kita bisa menjadi lebih bijaksana bersikap dan beretiket dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Jujur adalah kunci sukses dalam menjalin sebuah hubungan yang baik adalah dengan bersikap jujur. Dengan berkata jujur akan menjadi pribadi yang apa adanya tanpa perlu ada yang ditutup-tutupi. Baca juga : Fungsi Daftar Pustaka

Macam-Macam Etiket


  1. Etiket berbicara dengan pimpinan atau atasan

Adapun etiket berbicara dengan seorang pimpinan yaitu diantaranya sebagai berikut ini :

  • Bisa mencari waktu yang tepat untuk berbicara dengan pimpinan.
  • Berbicara dengan pimpinan hanya seperlunya saja.
  • Waktu berbicara mulut dibuka secukupnya.
  • Berbicara dengan sopan dan menghindari perkataan kasar, keras, kotor, dan ucapan yang menyakitkan perasaaan.
  • Menghindari perdebatan atau saling membantah dengan pimpinan.
  • Berbicaralah dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
  • Berbicara dengan volume suara yang dapat di dengar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah.
  • Tidak berkata bohong dengan pimpinan walaupun itu hanya bercanda.
  • Hindari sikap memaksakan diri serta banyak bicara di dalam pembicaraan.
  • Mendengarkan pembicaraan pimpinan dengan baik dan tidak memotong pembicaraannya.
  • Menghindari perbuatan menggunjing dan mengadu domba.
  • Selalu memperhatikan dengan siapa kita berbicara.
  • Mengarahkan pandangan pada lawan bicara yaitu pemimpin.
  • Memelihara hubungan baik dengan pimpinan dilingkungan kerja maupun pribadi. Baca juga : Contoh Sikap Cinta Tanah Air : Arti, Manfaat, Cara Menumbuhkan

  1. Etiket berbicara dengan teman sebaya

Adapun etiket berbicara dengan teman sejawat yaitu antara lain :

  • Berbicara dengan baik, ramah, sopan, walupun dengan teman sebaya.
  • Berinisiatif sebagai pembuka dialog.
  • Hindari kata-kata kasar, keras, kotor, dan ucapan yang menyakitkan perasaaan.
  • Hindari perdebatan serta saling membantah dengan teman sebaya.
  • Gunakan panggilan atau sebutan teman sebaya yang baik.
  • Tidak mudah emosi / emosional (marah).
  • Mendengarkan pembicaraan dengan baik dan tidak memotongnya.
  • Tidak menganggap rendah pendapatnya atau mendustakannya.
  • Jangan selalu berbicara terus menerus, tetapi berikan kesempatan teman sebaya untuk berbicara.
  • Jangan mencari-cari kesalahan pembicaraaan orang lain, karena hal tersebut bisa menimbulkan kebencian, permusuhan, dan pertentangan.
  • Menghindari sikap mengejek, mengolok-olok dan memandang rendah rendah orang yang diajak berbicara.
  • Menghindari perbuatan menggunjing dan mengadu domba.
  • Mengarahkan pandangan pada teman ketika berbicara.
  • Senantiasa memelihara hubungan yang baik denganteman sejawat baik dengan lingkungan kerja maupun pribadi. Baca juga : Integritas Nasional : Pengertian, Syarat, Konsep dan Contoh

Contoh Etiket

  • Kentut, meludah, serta mengupil merupaka tindakan yang dinilai kurang sopan apabila ada orang lain yang menyaksikannya, sementara bila tak ada orang, hal ini bukanlah suatu masalah.
  • Makan tidak menggunakan sendok berlaku pada kalangan borjuis saja, sementara dalam agama Islam tindakan ini merupakan sunnah.

Persamaan Etika dan Etiket

Berikut ini adalah persamaannya, yaitu :

  1. Sama-sama menyangkut perilaku manusia.
  2. Sama-sama mengatur perilaku manusia secara normatif yang artinya memberi norma bagi perilaku manusia. Yaitu menyatakan apa yag harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Baca juga : Nilai-Nilai Pancasila Sesuai Dengan Perkembangan Zaman

Pentingnya Etika dan Etiket

Pendidikan etika ataupun etiket itu sendiri mengajarkan kepada kita, untuk mengetahui hal-hal yang buruk dan baik, etika maupun etiket juga mengajarkan kepada kita untuk berperilaku sesuai dengan aturan yang berlaku di tengah masyarakat. Pendidikan seperti ini juga untuk mengetahui cara berperilaku yang baik dan benar, diperlukan supaya kita sebagai manusia tidak melenceng ke jalur yang menyimpang.


Sebutkan Etiket di Kantor

Berikut ini adalah contohnya, yaitu diantaranya :

  1. Memahami aturan kantor, baik tertulis maupun tidak.
  2. Menggunakan pakaian yang pantas.
  3. Tepat waktu (dalam hal apapun ketika dikantor).
  4. Sopan dan santun dalam berbicara.
  5. Senantiasa tersenyum dihadapan teman kerja.
  6. Pelankan suara ketika berbicara.
  7. Budayakan mengucapkan salam dan terima kasih.
  8. Selalu meninta izin ketika meminjam sesuatu.
  9. Jangan menyela pembicaraan teman kerja.
  10. Tidak berisik atau mengganggu yang lain. Baca juga : Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan

Manfaat Etiket Kantor

Banyak hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan hal ini di dalam kantor. Tidak senantiasa hanya dipatuhi saja, namun juga memiliki manfaat jika kita menerapkannya, yaitu diantaranya :

  1. Atasan merasa senang dengan etiket kita sehingga naik jabatan pun bisa kemungkinan terjadi.
  2. Pergaulan kantor menjadi sangat luas.
  3. Mendapatkan penghargaan dari karyawan lainnya.

Dan masih banyak lagi manfaat jika kita bisa menerapkannya di sebuah tempat kerja. Pada umumnya kita akan mendapat prediket bagus.

Baca juga :


Demikianlah ulasan dari ppkn.co.id mengenai Etiket : Pengertian, Contoh , Persamaan Etika ,  Menurut Para Ahli, Tujuan, Konsep , Macam, semoga bisa bermanfaat.