Contoh Sikap Sila Ke 4

Posted on

Contoh Sikap Sila Ke 4 : Pada kesempatan kali ini ppkn.co.id akan memberikan ulasan mengenai Contoh Sikap Sila Ke 4, yuk simak dibawah ini:


Contoh Sikap Sila Ke 4


Indonesia adalah negara demokrasi, artinya penyelenggaraan negara oleh rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Negara kita dipimpin oleh seorang presiden yang dipilih oleh rakyat.

Demokrasi yang berlaku di Indonesia adalah demokrasi dengan sistem perwakilan.

Dalam sistem demokrasi perwakilan, aspirasi masyarakat disampaikan melalui lembaga perwakilan yang disebut DPR.

Di tingkat pusat, lembaga perwakilan disebut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Di tingkat daerah, lembaga perwakilan disebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Anggota DPR dan DPRD ini terdiri dari wakil rakyat yang dipilih melalui pemilihan umum (Pemilu).

Warga negara yang telah memiliki hak untuk memilih harus memanfaatkan hak-hak tersebut sebaik-baiknya.

Sistem perwakilan dalam demokrasi di Indonesia ini sesuai dengan landasan negara Indonesia yaitu Pacasila pada sila keempat.

Sila keempat Pancasila berbunyi “Rakyat Dibimbing Hikmat dalam Musyawarah / Representasi”.

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam rangka mengamalkan sila keempat Pancasila, diantaranya sebagai berikut.

Contoh Sikap Sila Ke 4


10 Pedoman Pokok Keempat (Keempat) Pancasila

Ada 10 butir amalan sila ke-4 yang tertuang dalam 45 butir Pedoman Hidup dan Mengamalkan Pancasila:

  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia memiliki kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  2. Jangan memaksakan keinginan Anda pada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diisi dengan semangat kekeluargaan.
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang diambil sebagai hasil musyawarah.
  6. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab untuk menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  7. Dalam musyawarah, kepentingan bersama diutamakan daripada kepentingan pribadi dan kelompok.
  8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi martabat kemanusiaan, nilai-nilai kebenaran dan keadilan, mengedepankan persatuan dan kesatuan untuk kepentingan bersama.
  10. Memberikan kepercayaan kepada perwakilan yang dipercaya untuk melaksanakan musyawarah.

Contoh Mengamalkan Sila ke-4 (Keempat) Pancasila

Berikut ini beberapa contoh pengamalan sila ke-4 Pancasila yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Jangan memaksa anggota keluarga lain untuk berperilaku di luar kemampuan mereka.
  2. Menjadi kepala keluarga yang penuh tanggung jawab dan kasih sayang.
  3. Melakukan musyawarah OSIS secara musyawarah.
  4. Pilih administrator kelas dengan bijak.
  5. Menyelenggarakan Pemilihan Umum dan Pilkada.
  6. Hidup secukupnya tidak berlebihan.
  7. Berperan aktif membayar pajak untuk kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu.
  8. Menjaga keseimbangan, termasuk memenuhi kewajiban dan hak menerima dalam keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara.
  9. Menjadi aparatur negara yang adil terhadap rakyatnya.
  10. Hidup apa adanya atau sederhana.

Diskusi

Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia yang berguna sebagai pemersatu bangsa Indonesia.

Aspek-aspek yang terkandung dalam Pancasila juga sangat kompleks artinya dan dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :

Demikianlah ulasan dari ppkn.co.id mengenai Contoh Sikap Sila Ke 4, semoga bisa bermanfaat.