Contoh Perjanjian Internasional

Posted on

Contoh Perjanjian Internasional : Pada kesempatan kali ini ppkn.co.id akan memberikan ulasan mengenai Contoh Perjanjian Internasional, yuk simak dibawah ini :


Contoh Perjanjian Internasional


Perjanjian internasional adalah perjanjian yang terjadi antara suatu negara dengan negara lain dan perjanjian internasional dibuat untuk membuat perjanjian yang saling menguntungkan.

Tujuan utama diadakannya perjanjian internasional adalah untuk kesejahteraan negara yang membuat perjanjian tersebut. Perjanjian internasional terbagi menjadi 2 yaitu bilateral dan multilateral.

Perjanjian bilateral adalah perjanjian yang dibuat antara 2 negara saja dan perjanjian multilateral adalah perjanjian yang dibuat oleh lebih dari 2 negara.

Indonesia merupakan negara yang telah menandatangani perjanjian bilateral dan multilateral.

Contoh Perjanjian Internasional


Contoh Perjanjian Internasional

Contoh dalam perjanjian ini adalah sebagai berikut:

Perjanjian Linggarjati dengan Belanda

Perjanjian Inggarjati merupakan salah satu perjanjian internasional yang dibuat di Indonesia dan menjadi perjanjian internasional yang populer hingga saat ini.

Kesepakatan tersebut disepakati di Istana Merdeka Jakarta dan beberapa keputusan penting diambil dari kesepakatan tersebut.

Yaitu fakta bahwa Belanda sebenarnya telah mengakuinya di tiga wilayah di Indonesia. Wilayah de facto yang dimaksud adalah Jawa, Sumatera, dan Madura.

Perjanjian Roem-Royen

Perjanjian antara Indonesia dan Belanda ditandatangani di Hotel Des Indes di Batavia.

Salah satu isi perjanjian adalah bahwa pemerintah Indonesia mengatur para penguasa Yogyakarta dan beroperasi sesuai dengan perjanjian internasional yang membutuhkan persetujuan kedua belah pihak untuk keperluan pembentukan perjanjian.

Perjanjian Renville

Perjanjian internasional Indonesia yang merupakan salah satu bentuk kerjasama yang paling mengesankan karena telah mengambil alih kapal perang dari wilayah Amerika Serikat.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Indonesia dan Belanda. Salah satu isinya adalah Perjanjian Belanda, yang mengakui hanya tiga wilayah resmi di Indonesia, Sumatera, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.


Perjanjian New York

Perjanjian New York adalah antara Indonesia, Belanda, dan Amerika Serikat. Bagian penting dari perjanjian ini adalah bahwa Barat pada awalnya diperkenalkan ke negara Indonesia oleh Belanda.

Dan sudah ada berbagai perjanjian internasional yang ditandatangani oleh Indonesia, tetapi perjanjian ini adalah salah satu yang terpenting.

Perjanjian KMB

Perjanjian meja bundar merupakan kesepakatan antara tiga negara yaitu Indonesia, Belanda, dan Amerika Serikat. Isi penting dari perjanjian ini adalah adanya kedaulatan Belanda atas Republik Indonesia.

Perjanjian tersebut disimpulkan di Den Haag di Belanda dan, sesuai dengan perjanjian internasional, merupakan keputusan yang bermanfaat bagi kehidupan internasional.

Perjanjian Bangkok

Perjanjian internasional yang dicapai di Thailand merupakan salah satu yang telah disepakati oleh banyak negara.

Lima negara yang termasuk dalam perjanjian tersebut adalah Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina.

Salah satu tujuan perjanjian internasional adalah menghentikan konfrontasi dengan negara Malaysia.


Perjanjian Teritorial

Perjanjian ini ditandatangani oleh negara Indonesia dengan negara Singapura. Perjanjian batas wilayah ditandatangani pada 3 September 2014.

Perbatasan maritim sangat penting untuk menjaga hubungan bilateral kedua negara.

Kesepakatan ini merupakan kesepakatan ketiga dengan proses panjang sekitar tiga tahun untuk mencapai kesepakatan.

Perjanjian Bongaya

Perjanjian Bongaya merupakan salah satu bentuk kesepakatan yang berkesinambungan antara Indonesia dan Belanda untuk mencapai kesepakatan dengan beberapa tahapan kesepakatan yang sangat penting.

Perjanjian Kewarganegaraan

Perjanjian ini merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Indonesia dan China yang merupakan hasil kesepakatan kewarganegaraan.

Sehingga perjanjian ini masuk ke dalam catatan sejarah yang berkaitan dengan internasional dengan menandatangani berbagai perjanjian dengan menyimpulkan bahwa keduanya saling menguntungkan.


Tahapan Perjanjian Internasional

Berbagai tahapan dalam perjanjian ini adalah sebagai berikut:

Negosiasi

Negosiasi atau negosiasi merupakan tahap pertama dari suatu kesepakatan dalam arti kesepakatan internasional. Ketika kesepakatan sebelumnya disepakati, kedua pihak melakukan diskusi awal atau pra-voting.

Dalam hal ini, diasumsikan bahwa negosiasi tersebut mewakili negara sebagai negara yang kuat dan “dapat dipercaya sepenuhnya”.

Ini tidak berlaku untuk kepala negara atau pemerintahan atau menteri karena kementerian mewakili dalam suatu negara.

Ratifikasi

Langkah ketiga dalam menghasilkan kesepakatan internasional adalah “ratifikasi”. Tahapan penandatanganan bersifat sementara dan harus terus diratifikasi melalui ratifikasi atau penegakan hukum.

Ratifikasi atau penguatan ini disebut sebagai ratifikasi oleh eksekutif, legislatif atau campuran “rumah dan pemerintah”.

Tanda tangani “Tanda Tangan”

Tahap kedua dari perjanjian internasional adalah penandatanganan. Sebelumnya, menteri luar negeri adalah “menteri luar negeri” atau kepala pemerintahan.

Dalam perjanjian multilateral, suatu tanda dapat diambil alih oleh salah satu peserta dalam perjanjian internasional yang jika disepakati oleh dua pertiga peserta, tidak termasuk istilah lain dalam perundingan.

Baca Juga :

Demikianlah ulasan dari ppkn.co.id mengenai Contoh Perjanjian Internasional, semoga bisa bermanfaat.