Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet

Diposting pada
Rate this post

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet – Halo sobat ppkn.co.id dalam artikel ini akan dibahas bagaimana cara menulis daftar pustaka dari internet. Tentu pembahasan kali ini bisa membantu kita bukan. Nah dalam artikel ini akan dikupas selengkapnya sebagai berikut.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet
Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka merupakan daftar rujukan dengan mencantumkan judul, nama pengarang, tahun terbit, dan lain sebagainya yang akan ditempatkan di halaman terakhir sebuah karya tulis.

Suatu daftar pustaka diperlukan dengan sumber rujukan untuk dapat memastikan kebenaran data yang akan diambil. Dengan demikian, karya tulis yang sobat untuk dapat dipercaya dari kebenarannya.

Selain itu, daftar pustaka juga yang digunakan sebagai sebuah ucapan terima kasih untuk penyumbang berbagai data penelitian.

Aturan Penulisan Daftar Pustaka

Berikut dibawah ini merupakan aturan dalam penulisan daftar pustaka, diantaranya.

  1. Penulisan nama pengarang yang dimulai dari nama belakang/nama keluarga, yang kemudian diikuti dengan tanda koma dan nama depan.
  2. Penulisan untuk nama pengarang ialah orang Tionghoa/Jepang/Korea tidak harus dibalik, sebab nama keluarganya yang memang ada di depan.
  3. Jika sobat mengutip, nama pengarang yang ada dalam kutipan tersebut wajib untuk dimasukkan dalam daftar pustaka dengan lengkap.
  4. Sebutan gelar tidak perlu untuk dicantumkan.
  5. Jika yang berperan sebagai pengarang lebih dari satu pengarang, maka hanya nama pengarang pertama saja yang akan dibalik. Sisanya tidak perlu untuk dibalik.
  6. Daftar pustaka ini diurutkan berdasarkan dari abjad.
  7. Jika terdapat lebih dari satu pilihan sumber daftar pustaka yang dimana nama pengarangnya sama, maka nama pengarang ini akan tetap ditulis sebanyak jumlah dari sumber.
  8. Jika sumber yang akan digunakan tidak ada nama pengarangnya, maka akan ditulis nama lembaga/instansi yang akan menerbitkan.
  9. Batas tahun referensi pustaka yang akan digunakan maksimal ialah 5 tahun terakhir.
  10. Jika mengambil sumber dari situs internet, untuk alasan sebuah kredibilitas, tidak diperbolehkan untuk mengambil sumber seperti dari blogspot, wordpress, atau wikipedia.
  11. Penulisan nama judul ini harus dibedakan dengan cara diberi efek tebal/miring/garis bawah atau dengan diapit tanda petik dua (“).

Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

Untuk penulisan daftar pustaka yang diperoleh dari internet seperti ini, urutannya ialah sebagai berikut:

1. Nama

Cara untuk penulisan nama untuk artikel daring yang tidak berbeda dengan penulisan nama dari sumber buku maupun dari artikel cetak, dalam artikel ini akan kita bahas bagaimana penulisan nama pengarang dalam daftar pustaka yang bersumber dari online.

2. Tahun Penayangan

Tuliskan tahun penayangan yang ada dari artikel tersebut.

3. Judul

Judul artikel daring tidak akan ditulis secara italic, melainkan hanya diapit dengan tanda kutip (“).

4. URL

Jangan lupa untuk sobat menyalin alamat URL dari artikel tersebut supaya dapat diakses jika ada yang ingin atau dengan membuktikan kesahihannya.

5. Waktu Pengambilan

Di bagian akhir, jangan lupa untuk mencantumkan waktu dalam pengambilan artikel daring itu dengan secara lengkap, yakni tanggal dan juga jam saat kamu akan mengunduh ataupun menjadikannya sebuah referensi.

Selain urutan, masalah penggunaan tanda batas dalam daftar pustaka dari artikel internet/daring lumayan berbeda dengan penulisan dari sumber artikel cetak. Tanda titik (.) sebagai batas itu hanya berlaku untuk mengakhiri dari nama penulis dan juga tahun penayangan. Sementara itu, pembatasan dari sebuah judul ke URL dan merupakan  URL ke waktu pengambilan data yaitu tanda koma (,).

Contoh Daftar Pustaka dari Internet (Artikel Daring)

Jika sobat akan mengutip atau mengambil sumber dari artikel yang terdapat d internet, maka sobat bisa menulis daftar pustaka dengan menggunakan rumus NA. TA. JU. AL (WAKTU)

  • NA: Nama penulis
  • TA: Tahun terbit artikel
  • JU: Judul artikel
  • AL: Alamat/URL Website
  • WAKTU: Waktu mengakses artikel tersebut

Misalnya, sobat mengambil sumber dari artikel yang ada di internet dengan rinciannya adalah dibawah ini, sebagai beriku .

  • Alamat: www.akuntansi.go.id/articles/keuangan.html
  • Judul Artikel: Manfaat Perangkat Komputer Terhadap Pembukuan Transaksi
  • Tahun Terbit: 2019
  • Nama Penulis: Agung Supratman
  • Waktu akses: 1 Januari 2020

Maka, berdasarkan rumus di atas, sobat bisa menulisnya seperti berikut ini:

Supratman, Agung. 2019. Manfaat Perangkat Komputer Terhadap Pembukuan Transaksi. www.akuntansi.go.id/articles/keuangan.html (diakses tanggal 1 Januari 2020)

Data Artikel:
Judul                     : Dampak kurangnya kesadaran akan bahaya asap rokok
Penulis                 : Jeko PrasetyaReza
Tanggal Tayang : 29 Agustus 2020
Waktu Akses      : 10 Februari 2021, pukul 10.30
URL                        : http://tekno.terpuji.com/read/2304179/ Dampak-kurangnya-kesadaran –akan-bahaya-asap-rokok

Cara Penulisan:
Reza, Jeko Prasetya. 2020. “Dampak kurangnya kesadaran akan bahaya asap rokok”, http://tekno.terpuji.com/read/2304179/ Dampak-kurangnya-kesadaran-akan-bahaya-asap -rokok, diakses pada 10 Februari 2020 pukul 10.30.

Demikian artikel yang telah membahas tentang cara menulis daftar pustaka dari internet. Semoga dapat dijadikan referensi untuk menulis daftar pustaka secara benar. Sekian artikel ini sampai jumpa dilain kesempatan dengan artikel terbaru dengan berbagai ilmu pengetahuan.

Baca Juga :